| Ilustrasi Pembubaran HTI |
Jakarta
– Kendati acara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Sukabumi pada 21
April 2017 di Kota Sukabumi batal digelar namun desakan kepada
pemerintah untuk membubarkan HTI di wilayah Kota Sukabumi terus mengalir
deras yang digelorakan oleh Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU)
Kota Sukabumi.
Menurut Wing Wing yang juga Ketua GP Ansor Kota Sukabumi ini menyebutkan, pembubarkan terhadap HTI yang disuarakan oleh Banom NU yakni Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) serta Fatayat NU Kota Sukabumi memiliki alasan yang jelas.
“Mereka (HTI, red) tidak mengakui Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar NKRI. Paling penting lagi, HTI mendorong sistem khilafah yang bertentangan dengan NKRI,” terangnya.
Lebih berbahaya lagi, lanjut Wing Wing, dugaan HTI yang menolak pemilihan umum (Pemilu) yang dilakukan di NKRI juga kerap kali dialamatkan pada organisasi tersebut.
“Tidak ada pilihan lain, HTI
disinyalir dapat menjadi ancaman untuk NKRI ke depan. Jadi, sebelum
terlambat pemerintah harus membubarkan HTI,” ungkap Koordinator Keluarga
Besar NU (KBNU) Kota Sukabumi, Wing Wing Suhendar kepada Radar
Sukabumi, Selasa (18/4/2017).
Menurut Wing Wing yang juga Ketua GP Ansor Kota Sukabumi ini menyebutkan, pembubarkan terhadap HTI yang disuarakan oleh Banom NU yakni Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) serta Fatayat NU Kota Sukabumi memiliki alasan yang jelas.
“Mereka (HTI, red) tidak mengakui Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar NKRI. Paling penting lagi, HTI mendorong sistem khilafah yang bertentangan dengan NKRI,” terangnya.
Lebih berbahaya lagi, lanjut Wing Wing, dugaan HTI yang menolak pemilihan umum (Pemilu) yang dilakukan di NKRI juga kerap kali dialamatkan pada organisasi tersebut.
Komentar
Posting Komentar