Sekali lagi seperti tulisan saya kemarin soal video nyentilnya Kaesang Pangarep, kali ini sebelum membaca tulisan saya lebih lanjut saya mohon Anda menonton dulu video dar Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di atas. Agar persepsi bisa disamakan dan Anda juga nyambung dengan apa yang hendak saya bahas. Cukup 35 detik saja waktu yang Anda perlukan. Pancasila itu jiwa dan raga kita. Ada di aliran darah dan detak jantung kita. Perekat keutuhan bangsa dan negara. Saya Jokowi. Saya Indonesia. Saya Pancasila. Untaian kalimat ini singkat, lugas, penuh makna. Video ini memang dibuat jelang peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni, mendatang. Dan ini sangat relevan sekali dengan kondisi negara ini yang sedang dilanda berbagai isu. Isu-isu yang sedang santer ini memang rentan sekali mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa. Yang paling kontras dengan peringatan Hari Lahir Pancasila adalah tentang masuknya golongan dan organisasi yang menginginkan ideologi khilafah menggantikan Pancasi...