Radikalisme dan terorisme saya rasa benar-benar menjadi ancaman yang nyata dan tidak bisa diremehkan begitu saja. Sasaran utama mereka adalah polisi. Beberapa polisi diserang oleh orang tak dikenal seperti di Banyumas dan di Sumut. Bahkan belum lama ini, Aiptu Martua Sigalinging menjadi korban tewas dalam penyerangan tersebut. Ingatan kita belum hilang terkait penyerangan di Polda Sumut. Kali ini kembali ada penyerangan terhadap polisi yang dilakukan oleh orang-orang yang memiliki ciri-ciri yang sama dari orang-orang yang selama ini menyerang polisi. Simak informasi berikut. Seorang pria tidak dikenal menusuk dua polisi, di depan Masjid Falatehan, dekat lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017) malam. Kepolisian mengungkapkan, pelaku yang diduga menusuk dua anggota Brimob Mabes Polri sempat meneriakkan kata ‘kafir’ dan allahu akbar sebelum menyerang korbannya. “Kafir, kafir katanya. Yang dibilang kafir, anggota Brimob, sambil teriak dia ...