1. Surat thoha ayat 43-44...
Pergilah kamu berdua kpda firaun karena mereka telah benar2 melampaui batas, maka berbicaralah kamu berdua kpdnya dg kata2 yg lemah lembut, mudah2an dia sadar dan takut.
Ayat itu menunjukan perintah menasehati penguasa bukan malah berdemo.
2. Barang siapa hendak menasehati pemerintah dg suatu perkara maka janganlah ia tampakkan kpd khayalak ramai, akan tetapi hendaknya dia mengambil tangan penguasa dg 4 mata. Jika penguasa menerima nasehat itu maka itulah yg di inginkan dan jika tidak maka sungguh ia telah menyampaikan nasehat kepadanya. Dosa bagi penguasa dan pahala bagi penasehat.
(Hadist sahih riwayat ahmad, al khaisami dlm al majma".
Ibnu Abi Ashim dalam Assunnah.Abu Nuaim dalam Marifatus Sahabah).
3. Barangsiapa yg membenci sesuatu dari pemerintahannya, maka hendaklah dia bersabar, karena barangsiapa yg keluar dari pemimpinnya sejengkal, maka dia akan matisebagaimana kematian jahiliyah.
(Muttafaqun Alaih dalam Ibid).
4. Akan terjadi monopoli dan mengutamakan diri sendiri, serta beberapa perkara yg kamu ingkari. Para Sahabat bertanya, apakah yg anda perintahkan kepada kami? Beliau menjawab, kamu harus melaksanakan kewajibanmu dan kamu mohon pada Allah hakmu.
(Muttafaqun Alaih dalam Al lu'lu wal Marjan).
5. Barangsiapa yg menghina pemimpin yg ditunjuk Allah dimuka bumi maka Allah akan menghinakannya.
(Sunan At Tirmidzi No 2224)
6. Perilaku para sahabat.
Dari Usamah bin Zaid beliau ditanya, mengapa engkau tidak menghadap khalifah Usman untuk menasehatinya? Jawab beliau, apakah kalian berpendapat semua nasehatku kepadanya harus diperdengarkan kpd kalian? Demi Allah, sungguh aku telah menasehatinya, hanya antara aku dan dia. Dan aku tidak akan menjadi orang pertama untuk membuka pintu (fitnah) ini.
(Bukhari dlm fatkhul bari 13/48. Muslim dalam sahihnya)
7. Hadis yg panjang riwayat Said bin Jahm yg bertamu kpd Abdullah bin Abu Aufa....
Celaka engkau wahai Ibnu Jahm, wajib atasmu berpegang dg sawadul adham (ijma sahabat). Jika engkau ingin pemerintah mendengar nasehatmu maka datangilah dan khabarkan apa yg engkau ketahui. Itu kalo dia menerima, kalo tidak maka tinggalkan! Sesungguhnya engkau tidak lebih tau darinya.
(Ahmad dlm musnadnya 4/383).
8. Kelemahan atau bahkan kepalsuan hadist tentang Umar bin Khotob yg baru masuk Islam kemudian diperintah oleh nabi untuk keluar bersama Hamzah untuk menampakkan kekuatan islam. Karena terdapat nama perawi Ishaq bin Abdullah bin Abi Farwah yg tersohor di kalangan ahlu hadist sebagai mungkarul hadist.
(Ibnu Abi Saibah dalam Assahabah 2/512, & di dalam tarihknya serta Al Bazar).
9. Sejarah menerangkan bahwa terjadinya demonstrasi dlm Islam terjadi saat kekholifahan Usman bin Affan atas bujukan dan rayuan Abdullah bin Saba' yg di juluki Ibnu Sauda. Dia orang yahudi yg pura2 masuk islam dan merupakan benggolan syiah di kemudian hari. Dia mendemo Usman bersama orang-orang khowarij dan muktazilah.
10. Demonstrasi adalah bentuk dari tasyabbuh/ menyerupai kaum kafir.
Al hadist...
"Barang siapa yg menyerupai suatu kaum maka mereka termasuk kaum tersebut.
11. Demo adalah bid'ah dlm agama, karena perkara baru yg tidak pernah dicontohkan dlm Islam.
Pelaku demo beranggapan & berkeyakinan bahwa hal tsb adalah termasuk ranah amal ma'ruf dan jihad fisabillillah yg dipahalai besar oleh Allah. Padahal dua hal tersebut termasuk urusan agama yg harus harus ada tuntunan/perintah/ contoh dari nabi dan sahabat. Sedangkan demo tidak ada sama sekali tuntunannya.
Al hadist...
Siapa yg membuat ajaran baru dlm agama ini dan bukan termasuk bagian darinya maka akan tertolak.
(Muttafaqun alaih).
12. Kemungkaran tidak boleh diatasi dg kemungkaran yg semisal(demo).
13. Terdapat ihtilat yg banyak.
Bercampurnya lelaki dg perempuan, bersentuhan kulit dg kulit dg sengaja. Padahal perempuan tidak boleh keluar rumah kecuali dg alasan yg dibenarkan oleh agama.
14. Demonstrasi adalah kunci yg akan menyeret pelakunya untuk memberontak terhadap penguasa. Betapa banyak demonstrasi mengantarkan suatu negara kpd kehancuran sebagaimana yg terjadi di indonesia th 97-98.
Begitulah ringkasnya. Sedangkan masalah ahok, biarkan hukum indonesia dan yg berkompeten untuk mengurusinya. Kita cukup mengawasinya dan para ulama yg meneruskan untuk menasehati pemimpin sesuai dg sunnah allah dan rasulnya.
Ada baiknya kita pahami surat Attaubah ayat 100..
Adalah Allah ridlo kpd para nabi dan sahabat, dan mereka ridlo kpd Allah. Dan Allahpun ridlo kpd orang2 yg mengikuti langkah mereka (para nabi dan sahabat).
Demo bukanlah sunnah para nabi dan sahabat yg diridloi oleh Allah, tetapi sunnahnya kaum muktazilah dan khawarij..
Maaf dan trimakasih
Pergilah kamu berdua kpda firaun karena mereka telah benar2 melampaui batas, maka berbicaralah kamu berdua kpdnya dg kata2 yg lemah lembut, mudah2an dia sadar dan takut.
Ayat itu menunjukan perintah menasehati penguasa bukan malah berdemo.
2. Barang siapa hendak menasehati pemerintah dg suatu perkara maka janganlah ia tampakkan kpd khayalak ramai, akan tetapi hendaknya dia mengambil tangan penguasa dg 4 mata. Jika penguasa menerima nasehat itu maka itulah yg di inginkan dan jika tidak maka sungguh ia telah menyampaikan nasehat kepadanya. Dosa bagi penguasa dan pahala bagi penasehat.
(Hadist sahih riwayat ahmad, al khaisami dlm al majma".
Ibnu Abi Ashim dalam Assunnah.Abu Nuaim dalam Marifatus Sahabah).
3. Barangsiapa yg membenci sesuatu dari pemerintahannya, maka hendaklah dia bersabar, karena barangsiapa yg keluar dari pemimpinnya sejengkal, maka dia akan matisebagaimana kematian jahiliyah.
(Muttafaqun Alaih dalam Ibid).
4. Akan terjadi monopoli dan mengutamakan diri sendiri, serta beberapa perkara yg kamu ingkari. Para Sahabat bertanya, apakah yg anda perintahkan kepada kami? Beliau menjawab, kamu harus melaksanakan kewajibanmu dan kamu mohon pada Allah hakmu.
(Muttafaqun Alaih dalam Al lu'lu wal Marjan).
5. Barangsiapa yg menghina pemimpin yg ditunjuk Allah dimuka bumi maka Allah akan menghinakannya.
(Sunan At Tirmidzi No 2224)
6. Perilaku para sahabat.
Dari Usamah bin Zaid beliau ditanya, mengapa engkau tidak menghadap khalifah Usman untuk menasehatinya? Jawab beliau, apakah kalian berpendapat semua nasehatku kepadanya harus diperdengarkan kpd kalian? Demi Allah, sungguh aku telah menasehatinya, hanya antara aku dan dia. Dan aku tidak akan menjadi orang pertama untuk membuka pintu (fitnah) ini.
(Bukhari dlm fatkhul bari 13/48. Muslim dalam sahihnya)
7. Hadis yg panjang riwayat Said bin Jahm yg bertamu kpd Abdullah bin Abu Aufa....
Celaka engkau wahai Ibnu Jahm, wajib atasmu berpegang dg sawadul adham (ijma sahabat). Jika engkau ingin pemerintah mendengar nasehatmu maka datangilah dan khabarkan apa yg engkau ketahui. Itu kalo dia menerima, kalo tidak maka tinggalkan! Sesungguhnya engkau tidak lebih tau darinya.
(Ahmad dlm musnadnya 4/383).
8. Kelemahan atau bahkan kepalsuan hadist tentang Umar bin Khotob yg baru masuk Islam kemudian diperintah oleh nabi untuk keluar bersama Hamzah untuk menampakkan kekuatan islam. Karena terdapat nama perawi Ishaq bin Abdullah bin Abi Farwah yg tersohor di kalangan ahlu hadist sebagai mungkarul hadist.
(Ibnu Abi Saibah dalam Assahabah 2/512, & di dalam tarihknya serta Al Bazar).
9. Sejarah menerangkan bahwa terjadinya demonstrasi dlm Islam terjadi saat kekholifahan Usman bin Affan atas bujukan dan rayuan Abdullah bin Saba' yg di juluki Ibnu Sauda. Dia orang yahudi yg pura2 masuk islam dan merupakan benggolan syiah di kemudian hari. Dia mendemo Usman bersama orang-orang khowarij dan muktazilah.
10. Demonstrasi adalah bentuk dari tasyabbuh/ menyerupai kaum kafir.
Al hadist...
"Barang siapa yg menyerupai suatu kaum maka mereka termasuk kaum tersebut.
11. Demo adalah bid'ah dlm agama, karena perkara baru yg tidak pernah dicontohkan dlm Islam.
Pelaku demo beranggapan & berkeyakinan bahwa hal tsb adalah termasuk ranah amal ma'ruf dan jihad fisabillillah yg dipahalai besar oleh Allah. Padahal dua hal tersebut termasuk urusan agama yg harus harus ada tuntunan/perintah/ contoh dari nabi dan sahabat. Sedangkan demo tidak ada sama sekali tuntunannya.
Al hadist...
Siapa yg membuat ajaran baru dlm agama ini dan bukan termasuk bagian darinya maka akan tertolak.
(Muttafaqun alaih).
12. Kemungkaran tidak boleh diatasi dg kemungkaran yg semisal(demo).
13. Terdapat ihtilat yg banyak.
Bercampurnya lelaki dg perempuan, bersentuhan kulit dg kulit dg sengaja. Padahal perempuan tidak boleh keluar rumah kecuali dg alasan yg dibenarkan oleh agama.
14. Demonstrasi adalah kunci yg akan menyeret pelakunya untuk memberontak terhadap penguasa. Betapa banyak demonstrasi mengantarkan suatu negara kpd kehancuran sebagaimana yg terjadi di indonesia th 97-98.
Begitulah ringkasnya. Sedangkan masalah ahok, biarkan hukum indonesia dan yg berkompeten untuk mengurusinya. Kita cukup mengawasinya dan para ulama yg meneruskan untuk menasehati pemimpin sesuai dg sunnah allah dan rasulnya.
Ada baiknya kita pahami surat Attaubah ayat 100..
Adalah Allah ridlo kpd para nabi dan sahabat, dan mereka ridlo kpd Allah. Dan Allahpun ridlo kpd orang2 yg mengikuti langkah mereka (para nabi dan sahabat).
Demo bukanlah sunnah para nabi dan sahabat yg diridloi oleh Allah, tetapi sunnahnya kaum muktazilah dan khawarij..
Maaf dan trimakasih
Komentar
Posting Komentar