
Kapolri Jenderal Tito Karnavian meyakini Pilkada 2018 akan berlangsung dengan aman. Tito mengatakan potensi kerawanan dalam pilkada tahun ini tak tinggi.
"Khusus masalah pilkada, kesimpulan utama kita, bahwa potensi kerawanan pilkada ini sebetulnya tidak terlalu tinggi," kata Tito di Auditorium STIK/PTIK, Jl Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/1/2018).
Tito mengatakan TNI dan Pemerintah pun sepakat dengan kesimpulan prediksi pilkada tersebut.
"Catat poinnya, Polri-TNI dan Pemerintah yakin bahwa Pilkada di 171 wilayah ini berlangsung aman. Kenapa? Karena yang pertama, tidak banyak partai-partai oposisi mengusung calon yang sama," jelas dia.
"Ada beberapa antara partai oposisi dan Pemerintah yang calonnya berbeda, artinya latar belakangnya tidak bisa dieksploitasi masalah agama dan lain-lain seperti di Jawa Barat," lanjut Tito.
Kemudian hal lain yang membuat pilkada akan berjalan aman adalah kesadaran masyarakat untuk berdemokrasi semakin tinggi. Terakhir, tambah Tito, TNI-Polri diyakini kompak dalam hal netralitas.
"Yang kedua kita yakin masyarakat juga kesadarannya sudah makin tinggi untuk berdemokrasi. Yang ketiga ini poin terpenting, Polri dan TNI Kompak, selagi TNI-Polri Kompak sampai bagian terbawah, insyaallah akan aman. Dan Polri dan TNI akan berada di posisi netral," tutup Tito.
(rvk/rvk)
Komentar
Posting Komentar